Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan. Tampilkan semua postingan

96 Menit Tanpa Denyut Jantung


Seorang pria berusia 54 tahun sempat berhenti denyut jantungnya selama 96 menit kembali hidup normal tanpa gejala kerusakan saraf atau konsekuensi lain. Demikian dilaporkan oleh Mayo Clinic, Amerika Serikat.
Para petugas di gawat darurat menggunakan alat kejut jantung dan melakukan CPR terhadap pria dengan penyakit jantung tersebut. Para petugas juga menggunakan teknologi bernama kapnografi, yang mengukur jumlah darah yang melewati paru-paru dan organ lain. "Dengan mengetahui jumlah darah, petugas medis dapat terus berusaha menyadarkan kembali pria itu," kata klinik dalam sebuah pernyataan.

Ahli anestesi Dr. Roger White melaporkan bahwa denyut jantungnya kembali secara bertahap. "Kapnografi punya peranan besar karena menginformasikan petugas kalau mereka terus mencoba, orang itu akan selamat," kata White.

White juga menyebutkan kalau pria ini merupakan pria dengan catatan waktu terlama tanpa denyut tapi sadar kembali. Kasus ini dapat dijadikan alasan untuk penggunaan kapnografi serta studi lanjutan dalam bidang itu.

sumber: The Raw Story
Baca Terusannya »»  

Air Kelapa Bikin Awet Muda?


Air kelapa ternyata tak hanya enak dan segar diminum ditengah teriknya matahari, tapi banyak juga yang mempercayai khasiat air buah kelapa ini. Mulai dari menawarkan racun, mengembalikan ion tubuh, hingga membantu kulit terlihat lebih muda. Benarkah demikian?

Siapa yang tidak suka minum air kelapa? Apalagi disaat cuaca terik, air kelapa terasa begitu menyegarkan. Tidak hanya enak untuk dijadikan minuman pelepas dahaga saja, air kelapa juga dipercaya banyak orang dapat mempercepat metabolisme, menawarkan racun sementara, membuat kulitr terlihat awet muda hingga mengembalikan ion tubuh yang hilang setelah beraktivitas.

Namun, benarkah demikian? Berikut ini beberapa fakta menarik yang ditemukan dalam air buah kelapa seperti yang dikutip dari fitbie.com.

Mempengaruhi Metabolisme
Ada yang mengatakan, minum air kelapa bisa menyebabkan kegemukan.� Padahal tidaklah demikian, yang dapat menyebabkan kegemukan adalah air perasan daging buah kelapa atau santan. "Dalam satu cangkir santan kental murni bisa menyumbangkan 445 kalori sedangkan air kelapa hanya 46 kalori percangkirnya." terang Liz Applegate, Ph.D., director of sports nutrition di the University of California di Davis.

Minuman Pengganti Ion Tubuh
Kini banyak sekali dijumpai minuman isotonik yang berbahan dasar air kelapa murni. Air kelapa murni dipercaya bisa membantu pemulihan tubuh sehabis berolah raga atau beraktivitas berat. Karena selama berkeringat banyak natrium dan kalium yang terbuang, dan tubuh perlu menggantinya. Air kelapa adalah merupakan pembangkit kalium dan juga potasium sebesar 600 mg percangkirnya. Hal ini melebihi dari pisang (175mg) dan juga air mineral biasa.

Bikin Awet Muda
Ada rumor yang mengatakan kalau air kelapa bisa membuat Anda terlihat lebih muda. Kenyataannya, air kelapa mengandung cytokinins, hormon alami yang terdapat dalam tanaman untuk memperlambat penuaan pada buah. Hal ini pernah diteliti di Molecules, namun sayangnya belum terbukti kebenarannya pada manusia.

Membantu Pemulihan
Mabuk sehabis pesta semalam suntuk? Air kelapa kadang dicari sebagai solusi mengatasinya. Alasan sebenarnya bukanlah karena air kelapa memulihkan kondisi karena mabuk, tapi karena kandungan H2O menggantikan cairan yang terkuras karena alkohol. Air kelapa juga melumasi ginjal Anda sehingga tetap terhidrasi dengan baik.

Melindungi Jantung
Menurut Andrea Giancol RD, juru bicara American Dietetic Association diet tinggi kalium dapat membantu menurunkan tekanan darah dan meningkatkan kesehatan jantung. Meskipun air kelapa adalah sumber mineral yang baik, namun bukan berarti Anda tak perlu mendapatkan asupan mineral dari makanan lain. Anda tetap memerlukan nutrisi jantung tambahan dari sayur, buah dan makanan lainnya.

sumber: detik.com
Baca Terusannya »»  

Peralatan Dapur Bisa Turunkan Berat Badan


Siapa bilang main-main di dapur tak bisa bikin berat badan turun? Peralatan masak sehari-hari di dapur ternyata bisa jadi pendamping Anda dalam melakukan diet. Hmm.. bagaimana mungkin?
Tidak sedikit orang yang menghindari area dapur karena takut kalap melihat makanan. Padahal, banyak juga peralatan di dapur membantu Anda dalam menurunkan berat badan secara tidak langsung. Menyiapkan makanan sehat dan bergizi untuk bekal di kantor, pasti menyenangkan.

Berikut ini perlatan di dapur yang bisa membantu Anda mebnyiapkan makanan enak, sehat dan tetap waspada dengan peningkatan berat badan.

Timbangan Makanan
Kadang ukuran makanan berdasarkan penglihatan tidak selalu tepat takarannya. Gunakan selalu timbangan makanan untuk membantu Anda menentukan jumlah atau porsi makanan Anda di rumah. Bahkan kini timbangan makanan digital dilengkapi dengan satuan takaran untuk kalori, karbohidrat, protein, serat, serta lemak dalam makanan.

Rice Cooker
Hampir di semua dapur ibu rumah tangga memiliki penanak nasi alias rice cooker. Tidak hanya praktis dan mudah, rice cooker tak hanyabisa digunakan untuk menanak nasi saja, tapi juga memasak makanan lainnya. Anda bisa menggunakan rice cooker untuk membuat nasi tim dengan mencampurkan sayuran, atau seafood ke dalamnya. Campuran kaldu ayam atau daging bisa menambah gurih enak rasnya.

Parutan
Zester atau parutan khusus yang digunakan untuk memarut kulit lemon. Kulit lemon ini bisa dipakai untuk menambah rasa segar dan aroma yang enak dalam saus, salad, ataupun kue.

Blender Tangan
Anda suka makan mashed potato? Alat ini menjadi senjata rahasianya. Tidak hanya membuat mashed potato, tapi juga bisa membuat puree sayuran dengan menambah sedikit kaldu rendah sodium, bisa menjadi bekal makan siang di kantor yang tak hanya enak tapi juga sehat.

Poci Teh
Jika tiba-tiba Anda menginginkan makanan manis seperti es krim, cobalah meredamnya dengan secangkir teh. Ambil tea pot dan mulailah racik teh herbal yang bisa bis abikin tubuh lebih rileks. Seperti wedang jahe, morocan mint tea, dan minuman hangat lainnya. Lakukan ini di pagi ataupun sore hari untuk mendapatkan manfaatnya.

Botol Saus Plastik
Gunakan botol saus plastik isi ulang untuk wadah saus salad Anda. Anda bisa membuat saus salad di rumah dengan bahan-bahan yang tentunya sudah ditakar sebelumnya. Selain lebih sehat, Anda bisa memakainya sesuai kebutuhan. Berbeda jika Anda membeli yang sudah jadi diluaran sana.

sumber: detik.com
Baca Terusannya »»  

Kenapa Kopi Memicu BAB?


Bagi beberapa orang kopi mungkin bisa membuatnya tetap fokus dan terjaga, tapi bagi orang lain minum kopi justru bisa membuatnya sakit perut atau buang air besar. Kenapa bisa begitu?

Sebagian besar masyarakat tahu bahwa kopi mengandung sejumlah kafein. Kandungan kafein ini berbeda-beda tergantung dari merek dan juga proses pengolahan biji kopinya. Ternyata kafein yang bersifat stimulan ini juga menyebabkan terjadinya pergerakan usus besar sehingga memicu rasa mulas atau sakit perut.

Seperti dikutip dari eHow, Jumat (24/12/2010) stimulan ini terkenal mampu mendorong kontraksi otot-otot di saluran pencernaan termasuk usus besar. Ketika kontraksi ini terjadi, sisa-sisa metabolisme atau sampah di dalam tubuh akan terdorong untuk dikeluarkan, sehingga timbul rasa mulas yang akhirnya memicu seseorang untuk buang air besar.

Meskipun kopi bisa membantu merangsang seseorang untuk buang air besar, tapi ia tidak bisa digunakan sebagai obat sembelit atau konstipasi. Hal ini karena kopi bersifat diuretik, yaitu menarik cairan dan mengeluarkannya dari dalam tubuh. Jadi ada kemungkinan kopi justru akan memperburuk kondisi orang yang sedang sembelit tersbeut.

Selain kafein, minyak dalam kopi juga bisa menyebabkan gangguan perut. Karenanya jika kandungan kafein dari suatu kopi semakin tinggi, maka akan meningkatkan kontraksi di perut yang membuatnya lebih cepat merasa mulas.

Meski demikian, kopi juga memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan asal tidak dikonsumsi secara berlebihan. Hal ini karena kafein yang terdapat di dalam kopi bisa menyebabkan ketergantungan.

Berdasarkan Journal of Neurology, Neurosurgery and Psychiatry, kopi memiliki beberapa manfaat yang sangat berguna bagi tubuh. Kopi bermanfaat sebagai pembangkit stamina dan penghilang rasa sakit pada dosis kafein yang rendah, memunculkan perasaan segar, sedikit gembira, dan hati akan melepas gula ke aliran darah yang menghasilkan energi ekstra.

Untuk itu jika seseorang merasakan mulas atau buang air besar setelah minum kopi, ada kemungkinan kandungan kafein yang terdapat dalam kopi tersebut terlalu tinggi.

sumber: detik.com
Baca Terusannya »»  

Jangan Minum Kopi Usai Makan Makanan Berlemak


Makan makanan yang mengandung lemak tentu tidak baik untuk tubuh, tetapi jika Anda mengonsumsi kopi setelah makan makanan berlemak maka dampak negatifnya akan semakin besar lagi.

Hasil studi yang dilakukan oleh University of Guelph menunjukkan bahwa kombinasi lemak dan kafein pada kopi bisa sangat membahayakan tubuh. Peneliti menemukan bahwa orang sehat yang minum kopi setelah makan makanan berlemak mengalami kenaikan gula darah hingga dua kali lipat. Kenaikan gula darah ini bahkan setara dengan orang yang berisiko diabetes.

"Hasil studi memberitahu pada kita bahwa lemak jenuh dapat mengganggu kemampuan tubuh untuk membersihkan gula dalam darah, dan ketika digabungkan dengan kopi yang mengandung kafein, maka dampaknya bisa lebih buruk lagi," jelas Marie-Soleil Beaudoin, yang melakukan penelitian bersama dengan profesor University of Guelph, Lindsay Robinson dan Terry Graham, seperti dilansir preventdisease, Selasa (19/4/2011).

Menurut Beaudoin, kombinasi antara lemak jenuh dan kafein dapat membuat gula tetap berada dalam darah untuk jangka waktu yang lama, yang dampaknya bisa sangat berbahaya.

Studi ini merupakan studi pertama yang mengetahui tentang pengaruh lemak jenuh dan kafein pada kopi terhadap tingkat gula darah. Studi dilakukan dengan menggunakan koktail (novel fat cocktail) yang hanya berisi lemak. Minuman tersebut dirancang khusus untuk memungkinkan peneliti secara akurat meniru apa yang terjadi pada tubuh ketika orang menelan lemak.

Dalam studi ini, pria sehat diminta minum sekitar 1 gram minuman lemak untuk setiap kilogram berat badannya. Enam jam kemudian mereka diberi menu selanjutnya yang terdiri dari minuman gula.

Hasilnya, kadar gula darah subjek meningkat menjadi 32 persen lebih tinggi dibandingkan dengan orang yang tidak mengonsumi lemak.

Peneliti juga menguji dampak kopi berkafein yang dikombinasikan dengan makanan berlemak. Untuk tes ini, peneliti memberi partisipan kopi berkafein 5 jam setelah menelan minuman lemak. Satu jam kemudian diberi minuman gula.

Hasilnya menunjukkan bahwa kadar gula darah meningkat sebesar 65 persen dibandingkan dengan partisipan yang tidak mengonsumsi kopi dan lemak.

"Ini menunjukkan bahwa efek dari makanan lemak yang dikombinasikan dengan kopi bisa bertahan berjam-jam. Bahkan efeknya bisa dua kali lipat dibandingkan orang yang makan makanan berlemak saja," jelas Beaudoin.

Selain tes darah kadar gula, peneliti juga melihat efek gastro-intestinal dengan mengukur hormon incretin yang dirilis oleh usus setelah menelan lemak. Hormon-hormon ini sinyal pankreas untuk melepaskan insulin untuk membantu membersihkan darah dari gula.

"Pada akhirnya kami telah menemukan bahwa lemak dan kopi berkafein dapat merusak komunikasi antara usus dan pankreas, inilah yang menyebabkan mengapa peserta tidak bisa membersihkan gula dari darah mereka dengan mudah," kata Beaudoin.

Menurut Beaudoin, hasil penelitian ini sangat penting bagi orang yang berisiko untuk penyakit metabolik dan diabetes tipe 2.

"Kami telah mengetahui selama bertahun-tahun bahwa orang dengan atau berisiko diabetes tipe 2 harus membatasi konsumsi kafein mereka. Minum kopi tanpa kafein adalah salah satu cara untuk meningkatkan toleransi glukosa seseorang. Membatasi asupan asam lemak jenuh yang ditemukan dalam daging merah, makanan olahan dan makanan fast food juga bermanfaat," tutup Beaudoin.

Hasil studi ini telah dipublikasikan dalam Journal of Nutrition.

sumber: detik.com
Baca Terusannya »»  

Madu Efektif Melawan Bakteri Super


Penelitian terbaru menunjukkan, sejenis madu yang biasa digunakan untuk menyembuhkan luka ternyata berpotensi besar menjadi obat ampuh untuk mengatasi bakteri super yang resisten terhadap antibiotik.

Seperti dilansir Daily Mail, madu jenis manuka dilaporkan efektif membunuh tiga jenis bakteri yang biasa menginfeksi saat tubuh terluka, termasuk antara lain kuman super Methicillin-resistant Staphylococcus aureus (MRSA).

Madu manuka adalah sejenis madu yang diproduksi lebah penghuni pohon manuka di Selandia Baru. Para ahli telah mengenal jenis madu ini sejak lama karena juga sering digunakan dalam produk-produk penyembuh luka modern. Masalahnya, rahasia dari kekuatan madu manuka dalam mengatasi luka masih menjadi misteri.

Tim yang dipimpin Profesor Rose Cooper dari University of Wales Institute Cardiff (UWIC), dalam risetnya, menemukan bahwa madu manuka ternyata mampu mencegah perkembangan bakteri dengan cara yang tidak biasa. Madu ini dapat menghalangi proses ikatan bakteri pada jaringan, tahap yang penting dalam proses infeksi.

"Mencegah ikatan juga dapat menghambat pembentukan biofilm, yang dapat melindungi bakteri dari antibiotik dan membiarkan mereka menimbulkan infeksi secara terus menerus," ungkap Cooper.

Studi lainnya yang dilakukan Cooper menunjukkan, madu manuka membuat MRSA menjadi lebih sensitif terhadap antibiotik seperti oksasilin atau secara efektif membalikkan resistensi antibiotik.

"Ini mengindikasikan bahwa antibiotika saat ini mungkin akan lebih efektif mengatasi infeksi yang disebabkan bakteri resisten jika dikombinasikan dengan madu manuka," paparnya.

Menurut Prof Cooper, riset lanjutan bakal dilakukan dengan cara meningkatkan penggunaan madu secara klinis karena para dokter kini tengah dihadapkan pada masalah kian meningkatnya kasus resistensi obat.

"Kami perlu cara yang inovatif dan efektif dalam mengendalikan infeksi yang kemungkinannya takkan berkontribusi pada meningkatnya resistensi antibiotik," ujar Cooper, yang memublikasikan temuannya dalam konferensi "Society for General Microbiology" di distrik Harrogate, Yorkshire Utara, Inggris.

sumber: kompas.com
Baca Terusannya »»  

Bahayanya Bekerja Sambil Duduk



Di Amerika saat ini sedang tren meja kerja yang didesain sedemikian rupa sehingga penggunanya bisa melakukan pekerjaan sambil berdiri. Fenomena tersebut berangkat dari publikasi bukti-bukti ilmiah mengenai bahaya kesehatan duduk seharian di kantor.

Berikut adalah beberapa hasil riset mengenai dampak duduk terlalu lama di tempat kerja.

- Tahun 2010 studi yang dimuat dalam British Journal of Sport Medicine menemukan mereka yang duduk untuk periode yang lama beresiko terkena penyakit lebih tinggi dibanding orang yang secara berkala melakukan gerakan otot.

- Peneliti dari American Cancer Society menemukan bahkan orang yang berolahraga setiap hari, tidak akan menemukan manfaat apa pun bagi tubuhnya jika ia menghabiskan sebagian besar waktunya di belakang meja.

- Peneliti di Universitas Missouri menyatakan duduk terlalu lama akan memutus sirkulasi enzim penyerap lemak yang disebut lipase.

- Studi yang dimuat dalam American Journal of Epidemiology menunjukkan duduk lama (lebih dari 6 jam tiap hari) bisa meningkatkan risiko kematian hingga 18 persen akibat penyakit diabetes, penyakit jantung dan kegemukan, dibanding orang yang menghabiskan 3 jam tiap hari untuk duduk.

- Peneliti dari Pennington Biomedical Research Center, Louisiana menganalisa gaya hidup lebih dari 17.000 pria dan wanita selama 13 tahun dan menemukan orang yang menghabiskan sebagian besar waktunya untuk duduk, 54 persennya meninggal akibat serangan jantung.

Sederet bukti ilmiah tersebut ternyata membuat para petinggi perusahaan di sana untuk beralih pada meja kerja berdiri. Beberapa bahkan mulai melirik meja treadmill sehingga kita bisa berjalan pelan sambil bekerja.

Sayangnya, para ahli mengingatkan bahwa berdiri seharian sama berbahayanya dengan duduk terlalu lama. Alan Hedge, direktur Human Factors and Ergonomics mengatakan berdiri terlalu lama tidak sehat karena lebih membuat lelah dan meningkatkan risiko carotid aterosklersosis (ninefold) karena tambahan beban pada sistem sirkulasi dan meningkatkan risiko varises.

Ia juga mengatakan kemampuan motor kita akan berkurang jika seseorang berdiri terlalu lama. Menggunakan komputer sambil berdiri juga bisa mengubah postur dan meningkatkan risiko sindrom carpal tunnel.

Lantas bagaimana solusinya? Hedge menyarankan agar aktivitas duduk di kantor hendaknya diselingi dengan aktivitas fisik setiap 20 menit sekali.

"Lakukan variasi kegiatan fisik di kantor, seperti berjalan ke dapur kantor untuk mengambil air, naik tangga, jalan-jalan di sekitar lantai, atau mencari tempat parkir yang sedikit jauh dari kantor. Selain itu pastikan meja dan kursi yang dipakai ergonomis," sarannya.

Sumber : Time

Baca Terusannya »»  

Durian, Lezat dan Bergizi Tinggi



Kata orang, durian berbahaya karena dapat menyebabkan peningkatan kolesterol dalam darah. Namun, beruntunglah mereka yang menggemari dan tidak berpantang makan King of Fruits itu. Sebab durian sangatlah bergizi. Buah itu mengandung vitamin B, C, E dan zat besi.

Banyak kegunaan durian untuk kesehatan. Selain mengandung vitamin-vitamin di atas, kegunaan lain durian adalah:

- Ekstrak kulit dan buah dapat digunakan untuk mengobati bengkak dan penyakit kulit.

- Bertentangan dengan kepercayaan populer, durian justru membantu menurunkan kadar kolesterol dalam darah.

- Durian juga berfungsi sebagai pembersih darah.

- Durian mengandung banyak asam amino triptofan, yang gunanya untuk mengurangi rasa gelisah, depresi dan mengobati insomnia.

- Makan durian juga menimbulkan rasa bahagia karena buah ini meningkatkan kadar serotonin dalam otak.

- Durian mengandung banyak protein lembut, yang memungkinkan untuk dikonsumsi oleh mereka yang ingin membentuk otot.

- Durian juga adalah afrodisiak kelas wahid.

- Juga direkomendasikan sebagai sumber lemak mentah.

Walau punya banyak fungsi, bukan berarti kita harus mengonsumsi buah ini dalam jumlah yang berlebih. Semua ada takarannya. Wanita hamil dan orang yang menderita hipertensi tidak dianjurkan untuk makan durian.

Sebenarnya mengonsumsi 100 gram durian pun sudah cukup. Sebab, dalam 100 gram itu saja sudah relatif banyak gizi yang kita peroleh.

Sumber :
Tabloid Gaya Hidup Sehat
Baca Terusannya »»  

Redam Kolesterol dengan Sebutir Apel


Makanlah sebutir apel setiap hari dan dokter pun pergi. Itulah nasihat kuno yang sudah ada sejak 150 tahun lalu dan masih tetap relevan sampai saat ini.

Sebuah penelitian terbaru di Amerika Serikat kembali mengungkap kebenaran nasihat tersebut. Studi menunjukkan, apel dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat dan membantu menurunkan berat badan.

Dalam sebuah studi selama setahun terhadap 160 wanita pascamenopause yang rutin mengonsumsi apel, ternyata tubuh mereka lebih sehat. Para responden dibagi dalam dua kelompok, yakni pemakan apel segar dan pemakan apel yang sudah dikeringkan.

Setelah rutin makan apel segar selama 6 bulan, kadar kolesterol jahat (LDL) mereka turun hingga 23 persen. Pada saat yang sama, kadar kolesterol baik (HDL) naik sampai 4 persen.

Sementara itu, wanita dari kelompok pemakan apel kering yang mengasup sekitar 75 gram setiap hari, berat badan mereka rata-rata berkurang. Kadar protein C-reaktif (penanda adanya peradangan dalam tubuh) dan penanda risiko penyakit jantungnya juga turun.

Ilmuwan dari Florida State University menjelaskan, apel mengandung pektin yang meningkatkan kemampuan tubuh untuk memetabolisme lemak. Apel juga kaya akan polifenol yang menghambat produksi molekul inflamasi.

sumber: LA Times


Baca Terusannya »»  

Membersihkan Logam Berat dari Tanah dengan Sawi

Tanaman sawi India yang telah dimodifikasi secara genetis, terbukti mampu menyerap kelebihan unsur logam berat selenium dari tanah. Ini adalah pertama kalinya dilakukan uji coba lapangan terhadap tanaman transgenik pengusir polusi logam

Tanaman sawi India yang telah dimodifikasi secara genetis, terbukti mampu menyerap kelebihan unsur logam berat selenium dari tanah. Ini adalah pertama kalinya dilakukan uji coba lapangan terhadap tanaman transgenik pengusir polusi logam, dan diharapkan teknologi ini bisa membersihkan lahan di masa mendatang.


Perlu diketahui, tanah-tanah pertanian di beberapa bagian California, AS, mengalami pencemaran logam berat akibat air yang mengandung selenium. Ketika air menguap dari tanah, maka konsentrasi selenium yang tertinggal menjadi terlalu tinggi, bahkan bagi tanaman. Namun sawi India (Brassica juncea) memiliki kekebalan alami terhadap unsur ini, dan mampu menyerapnya lewat akar.

"Sawi India mampu tumbuh cepat walau berada di lingkungan yang penuh tekanan," kata Norman Terry, ahli biologi tumbuhan dari University of California, Berkeley, yang memimpin study ini. Karena kemampuan itu para ilmuwan memilihnya sebagai tanaman percobaan. Mereka meningkatkan kemampuan menyerap racun pada sawi dengan menambahkan gen ekstra yang menghasilkan enzim-enzim yang "lapar" akan selenium.

Dalam uji cobanya, para peneliti menemukan bahwa tanaman transgenik mampu mengumpulkan sekitar 4,3 kali selenium dibanding tanaman sawi India biasa. Riset ini dipublikasikan secara online dalam Environmental Science & Technology.

Untuk mencari strain terbaik, para ilmuwan menciptakan tiga jenis sawi transgenik berbeda, yang masing-masing menghasilkan enzim berbeda untuk menghilangkan selenium dari tanah. Ketiganya diuji pada lahan terkontaminasi selenium, bersama-sama dengan sawi liar.


Hasilnya, tanaman transgenik menunjukkan pertumbuhan 80 persen di tanah beracun, sedang sawi liar hanya bisa tumbuh setengah dari ukuran sebenarnya akibat selenium. Tanaman-tanaman ini dipanen setelah 45 hari, walau para peneliti yakin pertumbuhan yang lebih lama mampu membersihkan lebih banyak selenium dari tanah. Mereka memperkirakan tanaman secara efektif bisa menyerap sekitar 4,4 persen selenium di lapisan atas tanah setebal 25 cm.

Selama ini penanganan bahan kimia beracun dalam tanah masih memanfaatkan proses berteknologi rendah. Kebanyakan orang hanya menggali lapisan beracun dan menimbunnya di tempat lain atau dengan cara mencuci tanah. Cara ini cenderung mahal dan kurang efektif. "Selain merusak lingkungan, tanah yang tertinggal juga berkualitas rendah," kata Clayton Rugh, ahli biologi dari Michigan State University di East Lansing.

Nah, penggunaan tanaman untuk membersihkan bahan kimia yang tidak diinginkan dari tanah - dikenal sebagai phytoremediation - berpotensi jauh lebih murah, namun butuh waktu lama. Lamanya waktu itu bisa diakali dengan modifikasi genetis pada tanaman, walau sesungguhnya tanaman non-transgenik seperi paku-pakuan Cina (Pteris vittata) sudah bisa dipakai membersihkan logam berat arsenikum dari tanah.

Meski demikian, percampuran antara tanaman transgenik dengan tanaman pangan sebaiknya dihindarkan, karena kemampuannya menyerap racun akan berbahaya bila masuk dalam makanan. Artinya tanaman yang dipakai untuk membersihkan lahan sebaiknya tidak dijadikan bahan makanan.

Tetapi dalam kasus tertentu, sawi India bisa diberikan pada ternak yang membutuhkan selenium dalam makanan mereka dalam batas-batas tertentu. Yang jelas para ilmuwan kini sedang berusaha meningkatkan kemampuan tanaman rekayasanya itu. "Kami ingin meningkatkan kemampuan membersihkan lahannya 10 hingga 100 kali tanaman aslinya," kata Terry. "Dan hasil yang kami capai sekarang merupakan permulaan yang baik."




Sumber: (nature.com/wsn)
Baca Terusannya »»  

Inilah 5 Minuman Alami Penawar Racun Dalam Tubuh

Mengkonsumsi sayuran segar dan jus buah adalah cara alami detoksifikasi tubuh Anda. Selain itu, rutin mengkonsumsi 5 minuman berikut ini juga bermanfaat membuang racun dalam tubuh.

1. Air putih

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhAgSzPmgyuoS88L-7_W1cJ7EIKf6Ffjz-qMTW31i9LV0kB2VrgJYPBFxYKNWB8A-w-ONIHOX-GncR_mnB-kuVfuU-GKJaX7l2mEiCv3tXOZ7IZPxn5Bg6mseiKsVyzwaqr9Qts5m0inYA/s400/minum-air-putih.jpg

Dr Poonam Rathod, pakar kesehatan, mengatakan, konsumsi air putih secara teratur sesuai kebutuhan tubuh mampu membersihkan sistem pencernaan, serta menghilangkan racun dan sisa-sisa makanan yang menempel di usus. Ini membuat tubuh dan perut bersih dari limbah makanan.



2.Air kelapa segar

http://intisari-online.com/system/images/kelamud.jpg

Cairan ini bisa mendetoksifikasi tubuh secara alami. Selain membersihkan saluran pencernaan, minum air kelapa akan meningkatkan kekebalan tubuh dan bermanfaat menjaga tubuh tetap terhidrasi dengan baik.


3. Jus Labu

http://resepsedap.com/wp-content/uploads/2010/05/jus-apel-labu.jpg

Jus labu adalah obat alami yang sangat baik bagi mereka yang penderita masalah pencernaan dan keasaman. "Ini karena sifat basa-nya. Serat dalam sebotol jus labu juga menyembuhkan masalah pencernaan," kata Dr Rathod.


4. Teh hijau

http://putrialthafunnisa.files.wordpress.com/2010/07/teh-hijau.jpg

Teh hijau adalah merupakan antioksidan alami yang mengandung polifenol, sehingga membantu meregulasi glukosa dalam darah. "Polyphenol menghambat pergerakan glukosa ke dalam sel-sel lemak, dan mencegah mereka memasuki aliran darah," jelas Dr Rathod.


5. Jus jeruk

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiVnPpmrAy-D2NPSDEeTvgId_cCdr6ERV7Rc7oGVlMHdsEXCko1kagvLlKPEWVHFPdfcWAVzp-Yf4Z0cadowxUvli_umGHWo23rGvu6_N4h4dP-bGPzlCPcZriO3EFtxXjTTLuhZfGAUEw/s1600/1236852622_Orange-juice.jpg

Adalah sumber vitamin C, yang dikenal untuk meningkatkan kekebalan tubuh. Jeruk kaya flavonoid, antioksidan, yang melindungi sistem kekebalan tubuh manusia dengan bertindak melawan kuman dan bakteri yang menyebabkan penyakit.


Sebagai tips, minuman detoksifikasi ini akan lebih baik jika dikonsumsi sebelum sarapan. Dengan cara seperti ini proses detoksifikasi akan berjalan dengan baik dan Anda bisa merasakan manfaat kesehatannya.

sumber : apakabardunia.com
Baca Terusannya »»  

Pengunjung

free counters

Chatting


ShoutMix chat widget